Membuat Anak Lebih Sabar

Kesabaran adalah modal terbesar bagi Anak untuk lebih mantap dalam menghadapi dunia nyata kelak. Mari kita lihat apa yang harus dilakukan oleh orang tua supaya anak lebih sabar.

Pengertian Sabar dalam Agama Islam

Sabar dalam agama Islam berasal dari kata “sobaro-yasbiru” yang artinya menahan. Dan menurut istilah, sabar adalah menahan diri dari kesusahan dan menyikapinya sesuai syariah dan akal, menjaga lisan dari celaan, dan menahan anggota badan dari berbuat dosa dan sebagainya. Itulah pengertian sabar yang harus kita tanamkan dalam diri kita. Dan sabar ini tidak identik dengan cobaan saja. Karena menahan diri untuk tidak bersikap berlebihan, atau menahan diri dari pemborosan harta bagi yang mampu juga merupakan bagian dari sabar. Sabar harus kita terapkan dalam setiap aspek kehidupan kita. Bukan hanya ketika kita dalam kesulitan, tapi ketika dalam kemudahaan dan kesenangan juga kita harus tetap menjadikan sabar sebagai aspek kehidupan kita.

Sabar Untuk orang Tua

Menurut Agama Islam Sabar terhadap apa yang telah ditakdirkan Allah SWT itu bisa dikatakan untuk menyikapi sikap kita terhadap buah hati. Jika ada salah satu dari kita ditakdirkan dengan kondisi fisik yang kurang, maka kita juga harus tetap bersabar. Karena bersabar dengan ketentuan Allah SWT merupakan salah satu dari macam sabar. Dan balasan lain dari sabar kita itu adalah surga.

Rasulallah SAW bersabda:

sesungguhnya Allah SWT berfirman “Jika hambaku diuji dengan kedua matanya dan dia bersabar, maka Aku akan mengganti kedua matanya dengan surga”

HR. Bukhori

Semoga Allah SWT menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang sabar dalam menjalankan perintah-Nya, menjauhi larangan-Nya, dan dari apa yang telah ditakdirkan-Nya. Dan kita harus tetap melatih sifat sabar ini dalam kehidupan kita sehingga nantinya kita akan dapat menyikapi semua aspek hidup ini dengan sabar.

Mendidik anak lebih sabar

Anak-anak seringkali selalu ingin buru-buru dan tidak sabaran, semua kegiatan inginnya dilakukan cepat dan mereka selalu mengeluh apabila menunggu terlalu lama. Berlatih kesabaran pada usia yang muda dapat membantu anak-anak untuk meningkatkan hubungan interpersonal dan meningkatkan keterampilan sosial anak. Tidak hanya mengajar kesabaran untuk anak-anak pada usia dini dapat mengurangi hal-hal yang memalukan terjadi di depan umum tetapi juga membantu mereka agar tumbuh menjadi individu yang dapat mengatasi tantangan dengan lebih baik dalam hidup. Sangat penting bagi orang tua untuk mulai mengajarkan anak-anak mereka tentang konsep dari kesabaran dan juga mengajarkan agar dapat menahan diri atau mengendalikan diri. Nilai-nilai ini dapat membantu seorang anak dalam menghadapi suatu masalah dan bertindak dalam cara yang tenang untuk membuat kesan yang baik pada orang lain. Cara mengajarkan kesabaran pada anak dapat dilakukan dengan beberapa cara sebagai berikut.

  • Jadilah panutan bagi anak; mengajar anak-anak agar lebih sabar dapat dilakukan dengan memberi contoh pada mereka. Sadar akan kata-kata dan bahasa tubuh Anda ketika Anda harus menunggu sesuatu dan berilah contoh yang baik. Perlu diingat bahwa anak-anak cenderung mencontoh tindakan dari orang tuanya, baik atau pun buruk. Jadi jangan kelepasan ngomong di saat Anda sedang jengkel dengan sesuatu; tanggapi sesuatu hal dengan cara yang lebih sabar dan sopan. Ketika Anda bertindak sabar, Anda mengirim pesan kepada anak Anda bahwa perilaku tersebut dapat diterima dan Anda mendukung itu.
  • Mengajarkan kesabaran pada anak juga bisa dilakukan sambil bermain.
    Berpartisipasi dalam kegiatan kelompok dan bermain permainan yang melibatkan urutan seperti monopoly akan mengajarkan mereka untuk menunggu giliran mereka. Memanggang kue dan menanam bunga juga bisa membantu mereka untuk belajar pengendalian diri dan menunggu untuk mendapatkan hasil.
  • Usahakan untuk tidak langsung memberikan sesuatu pada anak agar mereka dapat belajar untuk lebih bersabar dalam mendapatkan sesuatu. Setiap kali anak Anda meminta sesuatu, minta mereka untuk menunggu untuk periode singkat. Mulailah dengan 15 detik dan secara bertahap dapat berjalan lebih dari satu minggu.
  • Beri clue sebagai batasan sampai kapan mereka harus menunggu. Seperti misalnya ketika anak ingin meminta cemilan atau barang; Anda bisa mengambilnya setelah selesai mencuci piring piring. Informasikan hal ini pada anak agar mereka mengerti. Hindari jawaban yang tidak jelas; karena ini bisa membingungkan mereka.
  • Sesuaikan umur anak; mengajarkan kesabaran pada anak juga harus disesuaikan dengan umur mereka. Tingkat kesabaran untuk setiap anak berbeda di setiap periode umurnya. Mungkin di saat usia anak masih dini, mereka belum begitu memahami bila disuruh bersabar. Tetapi seiring dengan rutinnya Anda mengajarkan mereka untuk bersabar, mereka pun akan terbiasa dan lebih memahami konsepnya.
  • Cari kegiatan untuk mengisi waktu sementara menunggu. Libatkan mereka dalam proses menunggu dengan melakukan kegiatan untuk mengisi waktu. Ini akan mengajarkan mereka untuk mengatasi frustrasi dan mengenali kebutuhan orang lain.

Mulai Mendengarkan Anak


Sebagi orang tua jika kita ingin lebih memupuk kesabaran untuk anak, alangkah baiknya kita mulai mendengarkan celotehnya. Ini merupakan salah satu cara yang efektif untuk anak untuk menumbuhkan kesabaran dan pengendalian diri adalah dengan mencoba usaha baru yang memerlukan banyak waktu dan ketekunan. Kegiatan tersebut bisa saja dengan mengikutsertakan anak untuk kursus seperti belajar biola, piano, lukisan atau bermain basket. Membacakan buku cerita juga mengajarkan anak untuk bisa bersabar untuk mengikuti alur cerita dan mengetahui akhir ceritanya; ini dapat membantu memupuk konsep kesabaran dan aktif mendengarkan.

Demikian. Semoga Membantu.

Post Author: tknuri

TK NURI adalah Taman Kanak-kanak pertama yang didirikan di Desa Kutawaringin Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung.