Jaga Anak dari Stanting

Anak dikatakan stanting bila lebih pendek dari standar tinggi untuk seusianya. Stanting merupakan cerminan kondisi kronis kekurangan gizi. Hal ini sangat serius. Terjadinya stanting berlangsung lama, sejak janin dalam kandungan hingga usia masa pertumbuhannya. Adapun faktor penyebabnya yaitu :

Faktor gizi ibu sebelum, selama, dan sesudah kehamilan

Gizi ibu menjadi penyebab tidak langsung dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan dan perkembangan janin. Status gizi baik harus dimulai sejak remaja atau prakehamilan, sehingga ketika calon ibu hamil tidak mengalami kekurangan gizi.

Ibu hamil yang mengalami kekurangan gizi dapat menyebabkan janin mengalami keterlambatan pertumbuhan dalam kandungan. Hal ini menyebabkan bayi lahir dengan berat badan lahir rendah serta mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan yang kurang optimal.

Ibu hamil dengan jarak kelahiran yang dekat, atau kehamilan di usia remaja, berpengaruh pada masalah anak stanting. Karena ibu harus memenuhi kebutuhan gizi tubuhnya sendiri sementara ada tuntutan pemenuhan gizi pula dari janin untuk tumbuh dan berkembang. Akibatnya, jika ibu hamil kurang gizi, maka ketersediaan asupan gizi bagi janin menjadi terganggu.

Kurangnya pemberian makanan pada bayi dan anak.

ASI merupakan makanan utama bayi yang mengandung kelengkapan zat gizi. Untuk bayi usia 0-6 bulan, kecukupan gizinya dapat terpenuhi hanya oleh ASI saja. Maka itu, bayi yang menyusu ASI eksklusif 6 bulan akan memperoleh kecukupan gizi. Sedangkan bayi yang kurang mendapatkan ASI atau tidak ASI eksklusif bisa berpengaruh pada stanting.

Di usia selanjutnya, ketika anak mulai mendapatkan makanan pendamping ASI, kekurangan gizi masih dapat berlanjut. Ini terjadi bila ada keterbatasan dalam pemberian makanan dalam jumlah, kualitas, dan variasi makanan pada anak. Ditambah lagi dengan tidak adanya upaya yang responsif dari orangtua atau pengasuh dalam pemberian makan pada anaknya.

Terkena penyakit infeksi

Bayi dan anak yang mengalami kekurangan gizi akan berdampak pada terganggunya tumbuh kembang anak. Selain itu, berpengaruh pula pada daya tahan tubuhnya, sehingga anak rentan terhadap serangan berbagai penyakit. Anak jadi mudah atau sering sakit, bahkan mungkin sampai terkena penyakit kronis. Tergantung dari tingkat keparahan, lama penyakitnya, serta kambuh tidaknya. Ditambah pula tidak cukupnya makanan yang dapat membantu pemulihan anak dari kondisi sakitnya.

Kurangnya perilaku hidup sehat dan sanitasi lingkungan

Usia bayi dan anak merupakan usia yang rawan terkena penyakit. Bila lingkungan tercemar dan masalah kebersihan buruk, maka anak mudah terpapar penyakit, seperti diare. Penyakit diare ini berkaitan dengan masalah gizi, karena anak bisa mengalami kekurangan zat-zat gizi makanan akibat pengeluaran cairan dari tubuhnya dan mengurangi kemampuan ususnya dalam menyerap zat-zat gizi makanan. Sementara kemampuan usus yang sehat dibutuhkan untuk dapat menangkal serangan penyakit.

Jadi, Jaga Anak dari Stanting.

Post Author: tknuri

TK NURI adalah Taman Kanak-kanak pertama yang didirikan di Desa Kutawaringin Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung.

Tinggalkan Balasan