Bolehkah anak mempunyai peliharaan?

Pernahkah si kecil meminta anda mereka ingin mempunyai peliharaan? Apakah mereka sering bertanya, “Mama, bolehkah aku memelihara itu?” Terkadang sebagai orang tua kita sulit menolak. Tapi, jangan salah banyak sekali manfaat dengan mempunyai peliharaan. Disamping itu, pasti ada dampak negatifnya juga. Jadi, Bolehkah anak mempunyai peliharaan?

Keinginan

Mempunyai peliharaan terkadang memiliki kesenangan tersendiri dan juga kerumitan. Bisa kita contohkan memelihara kucing. Kucing sebetulnya bulunya tidak baik untuk balita, sebagai orang tua haruslah membatasi kontak anak dengan peliharaanya. Biasanya si kecil mulai dari melihat, takut, kemudian mulai menyentuh mengusap sampai nantinya akan memberikan makananya, tempat tidur dan lain sebagainya. Selama dalam masih batas wajar, orang tua hendaknya tetap memperhatikan sepak terjang si kecil.

Adapun beberapa manfaat yang dapat diperoleh si kecil dengan memelihara hewan peliharaan, ialah:

Bertanggung jawab

Dengan memelihara hewan piaraan, si kecil belajar bertanggung jawab. Ia belajar bertanggung jawab dengan memberi makan hewan peliharaannya, membantu membersihkan kandang, dan mengajak hewan peliharaannya bermain. Secara tidak langsung ia belajar menjadi peduli terhadap mahluk hidup lain.

Rasa empati

Memelihara hewan mengajarkan anak untuk berempati. Hewan tentu merasakan lapar, sakit, dan senang. Dengan memelihara hewan, si kecil belajar memahami apa yang dirasakan hewan, seperti sedih ketika hewan piaraannya sakit atau senang saat hewan piaraannya bertingkah lucu.

Membuat anak lebih aktif

Memelihara dan bermain dengan hewan peliharaan, sperti kucing dan anjing membuat anak lebih aktif. Hal ini lebih positif ketimbang anak terlalu banyak diam di depan televisi, bermain games, dan gadget.

Mengajarkan kebersihan dan kesehatan

Ketika mengizinkan anak memelihara binatang, jangan lupa untuk memberitahunya hal-hal yang harus ia lakukan sebagai syarat boleh memelihara hewan peliharaan. Salah satunya adalah rajin menjaga kebersihan kandang dan memandikan hewan peliharaannya. Otomatis anak pun akan belajar untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan binatang peliharaannya, serta dirinya sendiri.

Membantu memberikan stimulus

Menurut Dr Soedjatmiko Sp.A(K), MSi, ahli tumbuh kembang anak FKUI Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, memperkenalkan anak pada hewan juga dapat membantu memberikan stimulus pada anak.

Mulai sekarang, jangan ragu untuk mengizinkan si kecil memelihara binatang peliharaan. Tapi pastikan juga Anda senantiasa mengawasi si kecil ketika mereka bermain atau berinteraksi dengan hewan peliharaan mereka.

Post Author: tknuri

TK NURI adalah Taman Kanak-kanak pertama yang didirikan di Desa Kutawaringin Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung.

Tinggalkan Balasan